Pendidikan Berkualitas


KALUNNA ASTY MAULANA TSANIE

Sustainable Development Goals atau disingkat SDGs merupakan komitmen para pemimpin dunia. Komitmen ini berupa rencana aksi nyata untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua masyarakat dunia yang ada di bumi ini. Di Indonesia, SDGs juga dikenal dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.SDGs menjadi agenda pembangunan dunia setelah pelaksanaan Millennium Development Goals (MGDs) berakhir pada tahun 2015. Pada tanggal 25 September 2015, terdapat 193 kepala negara berkumpul untuk mengesahkan “Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan”. Saat itu Jusuf Kalla selaku Wakil Presiden Indonesia ikut hadir untuk mengesahkan SDGs. Tujuan pembangunan berkelanjutan ini berisikan 17 poin tujuan dan 169 target, yang diharapkan dapat tercapai semua dalam kurun waktu 15 tahun, atau sejak 2015 sampai dengan tahun 2030. Hal yang membedakan SDGs dari MDGs adalah, SDGs lebih komprehensif dan inklusif. Melibatkan seluruh warga dunia untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Mulai dari pemerintah, pihak swasta, pakar, akademisi, organisasi kemasyarakatan, dan juga media. No one will be left behind (tidak akan ada yang tertinggal) menjadi prinsip dan semangat SDGs.

sumber 1


Pendidikan Berkualitas Pendidikan merupakan hak asasi manusia yang mendasar dan merupakan salah satu komponen penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Meskipun berbagai pemangku kepentingan, termasuk bisnis, berkomitmen memajukan tujuan pendidikan, hanya mampu mengupayakan pemberdayaan perempuan, perang terhadap perubahan iklim, perang terhadap ketimpangan dan kemiskinan ekstrem. Sementara, secara global, kebutuhan pendidikan sangat besar dan perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya dan kompetensi yang mereka miliki untuk mendukung pemerintah dalam memenuhi janjinya menyediakan pendidikan untuk semua. Investasi yang diperlukan untuk memastikan peluang belajar berkualitas bagi seluruh anak dan orang dewasa dapat dibuka melalui kepemimpinan oleh bisnis yang kuat


sumber 2